Pages

Penjelasan Sederhana tentang Ilmu Statistik

Selasa, 13 Maret 2012


Mungkin Ilmu ekonomi, Sosial Politik (SosPol), Hukum, Teknik, Kedokteran hingga teknologi informasi (IT) sudah sangat familiar dalam kehidupan bermasyarakat. Sangat wajar apabila ilmu-ilmu tersebut sudah familiar, karena ilmu-ilmu tersebut telah membudaya dalam kehidupaan bermasyarakat..

Ada banyak ilmu di dunia ini, selain yang sudah saya sebutkan sebelumnya ada juga ilmu yang paling bermanfaat, yaitu Ilmu Statistik. Saya katakan sangat bermanfaat karena ilmu statistik merupakan pendukung bagi ilmu lainnya, terutama dalam bidang penelitian dan riset-riset ilmiah.

Saat ini saya akan membahas secara sederhana tentang ilmu statistik. Cekidoot.. :-)

Statistika (ilmu statistik) merupakan ilmu yang mempelajari tentang metode perencanaan, pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data. Ilmu statistik mencakup semua metode tersebut dan saling terintegrasi satu sama lain.

Dalam Statistika terdapat beberapa istilah yang penting yaitu: parameter dan statistik. Istilah parameter berarti nilai/ karakteristik yang dimiliki populasi. Populasi merupakan keseluruhan objek dalam tujuan penelitian. Sedangkan istilah statistik berarti karakteristik yang dimiliki oleh sampel. Sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih secara probabilistik dari populasi.

Tujuan utama dalam suatu penelitian adalah mengetahui karakteristik populasi (parameter). Untuk mengetahui parameter, harus dilakukan kegiatan sensus. Akan tetapi kelemahan utama dalam pelaksanaan sensus adalah keterbatasan pada waktu, tenanga dan uang. Sehingga untuk menghemat waktu, tenaga dan dana, dilakukan suatu kegiatan pengganti sensus yang disebut survei. Survei dilakukan dengan mengumpulkan data dari sampel. Akan tetapi, agar dapat mewakili/ mengestimasi karakteristik populasi (parameter) suatu survei harus dapat mencakup banyak variabel agar semakin kuat dalam menjelaskan karakteristik populasi.

Hasil suatu survei berupa karakteristik/ nilai dari suatu sampel. Jika pengambilan sampel memenuhi kaidah teori peluang, maka karakteristik tersebut disebut statistik. Mengapa demikian? karena apabila pengambilan sampel secara probabilistik, statistik yang dihasilkan akan memenuhi kriteria-kriteria statistik yang baik. Kriteria statistik yang baik harus dipenuhi oleh statistik agar dapat menggambarkan, mendeskripsikan hingga mengestimasi parameter dengan tingkat ketepatan dan keyakinan yang tinggi.

Sebagai contoh, misalnya sebuah penelitian dilakukan di Desa Porong Kabupaten Sidoarjo untuk mengetahui karakteristik sosial dan demografi penduduk korban bencana Lumpur Lapindo. Jumlah penduduk menurut keterangan dari kantor kecamatan, terdapat 2000 penduduk. Untuk tujuan tersebut, seorang peneliti melakukan suatu survei dengan mengambil sampel sebanyak 300 penduduk secara probabilistik. Dalam survei tersebut dikumpulkan beberapa keterangan/ karakteristik sosial-demografi seperti: umur, tingkat  pendidikan, status pekerjaan, pengeluaran rumah tangga, dsb. Kemudian dari hasil pengumpulan dan pengolahan data diketahui bahwa persentase anak usia sekolah 7-12 tahun sebesar 75 persen, persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja sebesar 65 persen, rata-rata pengeluaran rumah tangga per bulan sebesar Rp 800.000,- dan seterusnya.

Dari contoh tersebut, dapat diketahui bahwa populasi adalah 2000 penduduk, sampel adalah 300 penduduk, parameter adalah karakteristik sosial dan demografi penduduk, dan statistik adalah persentase anak usia sekolah 7-12 tahun sebesar 75 persen, dll.

Saya kira cukup sekian dulu penjelasan saya yang sangat sederhana tentang ilmu statistik. Postingan ini hanya bersifat pengenalan terhadap konsep dari statistik yang paling dasar. Postingan selanjutnya akan dibahas lebih mendalam dengan algoritma statistik dan analisis-analisis statistik.. :-)


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Apa Aja Boleehh.. © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum